Ramai Suami Sayang Pada Isteri Tapi Lupa Nak Buat Perkara Ni. Lelaki Ini Kongsi Caranya.

Sholat Isyak di pendopo di lapangan. Anak-anak ingin datang.

“Gak papa kak sholat aku urus yang cowok”, kata acik cantik.

Tanggal hari ini istimewa. Kenapa spesial? Saya lupa.

Hanya saya yang tahu, kita semua memiliki perasaan khusus setiap hari kita bersama pasangan kita.

Dan perasaan itu terkadang menghilang dari hati kita setelah sekian lama bersama.

Cinta itu dari hati. Hati adalah milik Tuhan.

Kata orang, perkawinan yang bermasalah seringkali menjadi penyebab dari suami yang sudah lanjut usia.

Saya tidak tahu. Saya tidak tahu siapa yang salah saat rumah tangganya bermasalah, setahu saya suami berusaha mengurus 7 hal ini. Kami menjaga bersama.

1. Jangan membentak istri. Itu sangat menyakitkan mereka.

2. Jangan menceritakan atau menceritakan cerita buruk tentang istri kita. Seringkali, mereka akan menjadi seperti yang kita katakan.

3. Jangan membuat istri Anda marah atau merendahkan martabatnya dengan mengkritik mereka di depan anak-anak atau orang lain. Tidak perlu mengungkapkan kelemahan mereka. Kelemahan kita akan terungkap juga. Jadilah pelindung mereka.

4. Jangan bandingkan istri kita dengan wanita lain. Jika wanita lain itu lebih baik untuk Anda, Tuhan pasti telah menjadikan dia istri Anda.

5. Bersikaplah lembut dan jadilah orang yang menenangkan istri. Dia telah mengorbankan banyak hal untuk bersama kita. Sikap kita yang mudah marah dan kasar sangat menyakiti mereka. Mereka adalah jiwa yang membutuhkan perawatan, bukan hanya sepotong daging dan darah.

6. Menghargai dan berterima kasih kepada istri Anda karena telah merawat rumah kami, anak-anak dan diri kami sendiri. Itu adalah pengorbanan yang besar.

7. Jangan bosan mengatakan ‘Aku cinta kamu’ sepanjang hari dalam hidupnya. Mereka tidak akan pernah bosan mendengarnya.

Suka membaca kan? Sekarang, ubah kata istri di masing-masing dari 7 poin ini menjadi kata suami. Ha, bagaimana menurutmu?

Jangan menaruh harapan orang akan perubahan. Anda akan kecewa. Biarlah harapan kita berubah, agar kita tidak mengecewakan.

Bukan apa yang perlu dilakukan orang, tapi apa yang bisa kita lakukan.

Teman Yaminika selalu berkata, “Cintailah pasangan kita, karena Tuhan. Tuhan dulu, tapi keluarga bukan nanti ”

Zaim Zin, suami menyapa.

facebook LIKE UTK TERIMA UPDATE TERKINI & KLIK [X] UTK TUTUP--> Button Close

Like kami di facebook untuk menerima update terkini terus ke wall facebook anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.